Oleh : Habib Diya Bin Shahab,LC.
Kawan… kupikir ada beberapa kesamaan antara hati dan gadget kita.
Gadget perlu untuk selalu kita isi ulang dayanya agar selalu berfungsi baik dan optimal. Ketika daya mulai melemah fungsinya menjadi tak optimal karena lambat, panas dll.
Jika dalam keadaan begitu tidak juga diisi daya, maka baterainya akan habis dan gadget akan mati.
Jika dibiarkan mati terlalu lama… akan perlu upaya berat untuk membuatnya hidup dan berfungsi kembali. Tak jarang ia tak lagi dapat diperbaiki.
Kawan…
Secara sederhana begitu pula hati.
Ia perlu selalu di isi dengan dzikir, nasehat, ilmu dan hikmah agar selalu optimal.
Ketika hati dibiarkan melemah ia akan lambat diajak beribadah, sulit menerima nasehat dan mudah di goda hawa nafsu dan syaitan.
Jika maksiat semakin bertumpuk tanpa taubat, boleh jadi hati akan mati.
Ketika mati terlalu lama. Butuh upaya berat untuk menghidupkannya lagi.
Sobat… akankah kau biarkan hatimu tersia-sia sedang ia adalah tempat Tuhanmu memandang di dalam diri ?

Baarokallahufiik
BalasHapusMohon bimbingan selalu dari antum ya habibana
Alhamdulillah 🙏
Hapus