Langsung ke konten utama

Kisah Dzunnun dan calon pendampingnya disurga.





Dzunnun Al misri seorang ulama besar sufi pada masanya, pernah meminta kepada Allah agar diperlihatkan siapa pendampingnya Di Surga. Kemudian beliau bermimpi bahwa pendampingnya di surga adalah seorang wanita yang bernama Raihana dari kota kufah.


Dzunnun berangkat ke kota kufah dan bertanya kepada penduduknya tentang wanita yang bernama Raihana. ternyata Raihana adalah seorang perempuan penggembala kambing.


ketika zunnun Al misri menghampiri wanita tersebut


Dzunnun : Assalamualaikum 


Wanita : Waalaikumsalam 


Dzunnun : siapa kamu ?


Wanita : saya adalah hamba Allah


dzunnun : Kita semua adalah hamba Allah namun Siapa namamu yang diberikan oleh orang tuamu ?


wanita : Mengapa engkau bertanya tentang Namaku ? 


dzunnun : bukankah Engkau adalah pendampingku di surga ?


wanita :engkaukah Dzunnun Al misri ?


dzunnun: ya. bagaimana kau bisa mengetahui Namaku dan dengan Apa kau bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi ini di sisi Allah ?


wanita : dengan keridhoan / kerelaan. tidaklah Allah menempatkan aku di suatu keadaan kecuali aku rela dan ridho terhadap keadaan tersebut apabila keadaan itu baik maka aku bersyukur apabila keadaan itu buruk maka aku bersabar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Take & Give

  TAKE AND GIVE SI BAJINGAN TENGIK Muhammad Diya Shahab, Lc Kawan... ‎Dunia berjalan dengan hukum dasar "memberi dan menerima" ‎Orang memberi sebuah kebaikan padamu maka dia harus menerima hal baik juga darimu ‎ ‎Bukankah pererbuatan baik orang itu menuntut disyukuri dan di terimakasih ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu membalas dengan kebaikan = kamu bijak ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu berterimakasih = kamu manusia normal ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu tidak berterimakasih = kamu bajingan ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu mengeluhkan pengorbanannya = kamu bajingan tengik yang tak tau bersyukur

Pilihan Kedewasaan

  PILIHAN KEDEWASAAN (Sayyid Diya Shahab, Lc)  ‎Kawan. . .  ‎Dalam hidup kau akan sering kali dihadapkan pada dua pilihan. Setiap pilihan pilihan kecil dalam keseharian hidupmu akan membentuk dirimu dimasa depan. ‎ ‎Dimulai dari pilihan-pilihan kecil seperti: ‎ ‎Jujur / bohong ‎Taat / maksiat ‎Belajar / bermain ‎ ‎Sampai pilihan-pilihan besar seperti: ‎ ‎Bekerja / bermalas-malasan ‎Berteman dengan yang baik / yang buruk ‎Membangun keluarga / pesta pora ‎ ‎Kawan... ‎Pada akhirnya engkau akan menjadi semakin "dewasa" saat memilih pilihan yang tepat

Lahir Tanpa Privilege

 Lahir Tanpa Privilege   (Muhammad Diya Shahab,Lc) Kawan, memang betul bahwa manusia lahir dengan status sosial dan privilege yang berbeda. Ada yang lahir di keluarga konglomerat dan ada yang terlahir di keluarga rakyat jelata.  Namun, diantara keadilan Allah, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk beruntung di akhirat nanti.  Bahkan, Allah memberikan sebuah contoh ekstrim 15 abad lalu dengan lahirnya seorang anak yatim, yang dari saat dalam kandungan telah ditinggal wafat ayahnya dan menjadi piatu di usia 5 tahunya. Nyaris tanpa hak istimewa. Namun, anak ini akan bergelar Al-Amin (si jujur terpercaya) pada masanya. Dan menjadi orang paling berpengaruh di dunia. Bahkan makhluk paling mulia disisi Tuhannya.  Kawan… Jadikan dirimu beruntung di dunia dan akhirat. Kalaupun ternyata duniamu kurang beruntung, jadikanlah akhiratmu bahagia. Sialnya, ada orang yang tak beruntung dunianya juga ia biarkan luput  akhiratnya.