Langsung ke konten utama

Ukhuwah Islamiah



Hal terkuat yang mengikat seorang hamba dengan yang lain adalah kalimat
"LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD RASULULLAH"

Siapapun dan dibelahan bumi manapun, orang yang mengucapkan 2 kalimat ini akan menjadi saudara seiman kita. Menjadi ibarat sebuah tubuh yang jika sebagian terluka maka bagian lain merasakan sakitnya.

Tidak ada lagi warna kulit. 
Tidak ada lagi keriting atau lurus.
Tidak ada lagi sipit atau tidak.
Tidak ada lagi kasta.
Semua dipandang sama dimata hukum islam.

Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullahﷺ .

Sahabat Umar Ibn Khattab sang pembesar Quraisy,
Salman Alfarisi yang merupakan anak dari seorang Majusi Persia yang bukan Arab, Bilal Ibn Rabah yang bahkan seorang mantan budak berkulit hitam

Berasal dari garis keturunan, warna kulit, bentuk dan asal usul yang sangat berbeda

namun, ketika mengucap 2 kalimat syahadat mereka dipersatukan lebih erat dari saudara.

الحمد لله على نعمة الاسلام و الايمان

#habibumarbinhafiz 
#muallaf 
#ukhuwah 
#habibdiyabinshahab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Take & Give

  TAKE AND GIVE SI BAJINGAN TENGIK Muhammad Diya Shahab, Lc Kawan... ‎Dunia berjalan dengan hukum dasar "memberi dan menerima" ‎Orang memberi sebuah kebaikan padamu maka dia harus menerima hal baik juga darimu ‎ ‎Bukankah pererbuatan baik orang itu menuntut disyukuri dan di terimakasih ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu membalas dengan kebaikan = kamu bijak ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu berterimakasih = kamu manusia normal ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu tidak berterimakasih = kamu bajingan ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu mengeluhkan pengorbanannya = kamu bajingan tengik yang tak tau bersyukur

Pilihan Kedewasaan

  PILIHAN KEDEWASAAN (Sayyid Diya Shahab, Lc)  ‎Kawan. . .  ‎Dalam hidup kau akan sering kali dihadapkan pada dua pilihan. Setiap pilihan pilihan kecil dalam keseharian hidupmu akan membentuk dirimu dimasa depan. ‎ ‎Dimulai dari pilihan-pilihan kecil seperti: ‎ ‎Jujur / bohong ‎Taat / maksiat ‎Belajar / bermain ‎ ‎Sampai pilihan-pilihan besar seperti: ‎ ‎Bekerja / bermalas-malasan ‎Berteman dengan yang baik / yang buruk ‎Membangun keluarga / pesta pora ‎ ‎Kawan... ‎Pada akhirnya engkau akan menjadi semakin "dewasa" saat memilih pilihan yang tepat

Lahir Tanpa Privilege

 Lahir Tanpa Privilege   (Muhammad Diya Shahab,Lc) Kawan, memang betul bahwa manusia lahir dengan status sosial dan privilege yang berbeda. Ada yang lahir di keluarga konglomerat dan ada yang terlahir di keluarga rakyat jelata.  Namun, diantara keadilan Allah, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk beruntung di akhirat nanti.  Bahkan, Allah memberikan sebuah contoh ekstrim 15 abad lalu dengan lahirnya seorang anak yatim, yang dari saat dalam kandungan telah ditinggal wafat ayahnya dan menjadi piatu di usia 5 tahunya. Nyaris tanpa hak istimewa. Namun, anak ini akan bergelar Al-Amin (si jujur terpercaya) pada masanya. Dan menjadi orang paling berpengaruh di dunia. Bahkan makhluk paling mulia disisi Tuhannya.  Kawan… Jadikan dirimu beruntung di dunia dan akhirat. Kalaupun ternyata duniamu kurang beruntung, jadikanlah akhiratmu bahagia. Sialnya, ada orang yang tak beruntung dunianya juga ia biarkan luput  akhiratnya.