Langsung ke konten utama

ATURAN

 


Aturan


Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc. 


Tentang aturan dalam hubungan sesama manusia. Kebebasan seseorang itu terbatas dengan hak hak orang lain.


Anda bebas saja berteriak sekuat tenaga dan suara, selama anda lakukan itu ditempat kedap suara dan tidak mengganggu orang lain. 


Namun jika hal yang sama anda lakukan di rumah sakit, akan banyak telinga yang terganggu dan anda bersalah.


Anda bebas saja mengambil buah apapun yang anda mau didalam hutan belantara, selama tak merugikan hak orang lain.


Namun jika hal yang sama anda lakukan pada kepemilikan orang lain, anda bersalah.


Anda boleh saja memakai knalpot bersuara bising dan menarik gas sekuat kuatnya selama anda lakukan itu ditempat khusus balapan. 


Namun jika anda lakukan itu ditengah pemukiman, akan ada orang tua yang terbangun kaget dan bayi yang tersentak menangis karna suara bising kendaraan anda. Dan saat itu anda bersalah.


Kawan


Bukankah kekasih kita Nabi Muhammad SAW pernah berkata bahwa ciri seorang muslim sejati adalah tidak mengganggu orang lain dengan lisan dan tanganya.


Secara sempit kalimat mengganggu dapat kita artikan memukul dan mencaci.

Namun secara luas dapat kita artikan segala tindakan dengan tangan dan lisan yang melanggar hak orang lain adalah gangguan. 

Termasuk berusara tinggi, menarik gas kendaraan, memakai barang orang tanpa izin, mengetik kalimat menyinggung perasaan orang di media sosial. Dan lain sebagainya. 


Semoga kita dapat mengikuti jejak ajaran yang ditinggalkan oleh beliau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Take & Give

  TAKE AND GIVE SI BAJINGAN TENGIK Muhammad Diya Shahab, Lc Kawan... ‎Dunia berjalan dengan hukum dasar "memberi dan menerima" ‎Orang memberi sebuah kebaikan padamu maka dia harus menerima hal baik juga darimu ‎ ‎Bukankah pererbuatan baik orang itu menuntut disyukuri dan di terimakasih ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu membalas dengan kebaikan = kamu bijak ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu berterimakasih = kamu manusia normal ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu tidak berterimakasih = kamu bajingan ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu mengeluhkan pengorbanannya = kamu bajingan tengik yang tak tau bersyukur

Pilihan Kedewasaan

  PILIHAN KEDEWASAAN (Sayyid Diya Shahab, Lc)  ‎Kawan. . .  ‎Dalam hidup kau akan sering kali dihadapkan pada dua pilihan. Setiap pilihan pilihan kecil dalam keseharian hidupmu akan membentuk dirimu dimasa depan. ‎ ‎Dimulai dari pilihan-pilihan kecil seperti: ‎ ‎Jujur / bohong ‎Taat / maksiat ‎Belajar / bermain ‎ ‎Sampai pilihan-pilihan besar seperti: ‎ ‎Bekerja / bermalas-malasan ‎Berteman dengan yang baik / yang buruk ‎Membangun keluarga / pesta pora ‎ ‎Kawan... ‎Pada akhirnya engkau akan menjadi semakin "dewasa" saat memilih pilihan yang tepat

Lahir Tanpa Privilege

 Lahir Tanpa Privilege   (Muhammad Diya Shahab,Lc) Kawan, memang betul bahwa manusia lahir dengan status sosial dan privilege yang berbeda. Ada yang lahir di keluarga konglomerat dan ada yang terlahir di keluarga rakyat jelata.  Namun, diantara keadilan Allah, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk beruntung di akhirat nanti.  Bahkan, Allah memberikan sebuah contoh ekstrim 15 abad lalu dengan lahirnya seorang anak yatim, yang dari saat dalam kandungan telah ditinggal wafat ayahnya dan menjadi piatu di usia 5 tahunya. Nyaris tanpa hak istimewa. Namun, anak ini akan bergelar Al-Amin (si jujur terpercaya) pada masanya. Dan menjadi orang paling berpengaruh di dunia. Bahkan makhluk paling mulia disisi Tuhannya.  Kawan… Jadikan dirimu beruntung di dunia dan akhirat. Kalaupun ternyata duniamu kurang beruntung, jadikanlah akhiratmu bahagia. Sialnya, ada orang yang tak beruntung dunianya juga ia biarkan luput  akhiratnya.