Islam itu sempurna dan paripurna
Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc
Kalau semua menjalankan porsinya sesuai rel Islam maka kehidupan akan berjalan sempurna baik dan nyaman dengan segala asam garamnya dan lika likunya.
Namun seringkali kita terbiasa dengan prilaku kurang tepat sehingga hal yang seharusnya tepat dan benar malah terlihat aneh di kacamata kita.
Semisal, islam mengajak lelaki menjaga pandangan dan memerintahkan wanita membantu lelaki dengan menyempurnakan penutup auratnya. Namun terkadang ada wanita yang terbiasa mengumbar auratnya dengan logika logika salah ketika berhadapan dengan lelaki yang ingin berusaha menjaga pandangan dengan mengalihkan matanya. Si wanita berkata "ah munafik. Lebay banget".
Padahal dalam hal ini si lelaki dalam posisi benar dan si wanita yang salah. Namun karna perintah dan pemahaman agama tak dijalankan dengan keseluruhan makan yang benar akan terlihat salah.
Dalam islam kita diperintahkan menjaga tangan dari sesuatu yang bukan milik kita. Kalaupun ingin sesuatu, izin lah dahulu kepada pemiliknya dan biarkan ia memutuskan kita berhak atau tidaknya. Namun ada orang yang terbiasa mengambil dan memakai barang orang lain tanpa izin dengan berfikiran
"Ah cuma barang begini"
"Ah hanya pinjam saja"
Dan pemilik barang merasa tersinggung ketika barangnya diambil atau dipakai tanpa izin lantas menegurnya. Namun anehnya malah ia dianggap kikir dan pelit.
Kawan.
Begitulah pentingnya kita belajar tentang agama dan akhlak dalam agama sehingga kita tidak terjerumus dalam kesalahan, menyalahkan yang benar atau mencari pembenaran atas kesalahan.

Komentar
Posting Komentar