Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Nikmati saja langkahmu

 (Foto bersama kawan-kawan angkatan ke-18 Universitas Al-Ahgaff. Tarim. Yaman Selatan)  Sukses butuh proses Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc Kawan... Tak ada yang instan di dunia ini. Mie instan saja yang katanya instan masih butuh proses. Harus dibuka bungkusnya, Nyalakan kompor, panaskan air dalam panci, masukkan mie, rebus, tiriskan, siapkan piring, aduk mie dengan bumbu, baru bisa anda nikmati. Jadi jalani dengan fokus dan nikmati dulu langkah demi langkahnya. Kalau mie saja butuh proses apalagi sukses.

Bodoh itu wajar... Asal jangan dibanggakan

  Belajar sebelum beramal Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc.  Allah menciptakan makhluk untuk menyembahNya. Dan kewajiban kita adalah beribadah. Dalam ibadah ada 2 hal penting yang harus diperhatikan yaitu : Niat dan cara. Niat kita dalam ibadah haruslah ikhlas karena dan untuk Allah semata. Atau boleh juga mengharapkan karunia dan ganjaranNya. Cara kita beribadah juga harus mengikuti tuntunan yang Allah tentukan, Rasulullahﷺ gariskan dan para ulama ajarkan. Maka dari itu kita wajib menuntut ilmu agama. Ibadah yang salah niatnya maka tak akan berganjar pahala bahkan boleh jadi malah menuai siksa. Ibadah yang salah caranya / tanpa ilmu hanya akan sia-sia bahkan dapat menuai dosa. Belajarlah, dan amalkanlah. Jangan sampai kita menjadi orang yang amalnya tanpa berdasarkan ilmu. Terlebih lagi orang yang merasa paling benar padahal dia bodoh. Jahil murokkab yang kebodohanya merangkap. Sudahlah ia tak tau, ditambah ia tak tau bahwa ia bodoh. Ketika belajar, jangan pula menjadi orang...

Biografi singkat Habib Diya

  Muhammad Diya bin Zainal Abidin Bin Shahab, adalah seorang muballigh Indonesia, dan merupakan seorang pengajar dalam beberapa bidang keilmuan agama. Menyelesaikan pendidikan starta 1 di Universitas Al Ahgaff, Fakultas Syariah. Tarim, Hadromaut , Yaman. Sebelumnya, beliau menimba ilmu agama di Pondok Pesantren Darulughah Wadda'wah (DALWA) Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Selain berdakwah beliau juga aktif terlibat dalam organisasi dan menduduki jabatan penting seperti: Ketua Asosiasi Mahasiswa Indonesia Mukalla Yaman 2011-2012. Ketua Organisasi Alqurba (Putra Putri Sayidah Fatimah di Univ.Alahgaff)2015-2017. Anggota Front Mahasiswa Islam  2015-1016. Anggota Jalsatuddua (جلسة الدعاة) Forum Ulama dan Da'i se Jabodetabek. Aktivitas dakwahnya dilakukan di berbagai Masjid, Majlis Taklim dan perkantoran. Diantaranya : Mengajar Tafsir di Majelis Al-Abrar Indonesia. Mengajar Sirah Nabawiyah di Majlis Al-Khodijah, Johar Baru, Jakarta pusat. Mengajar Materi Fiqih di Musholla Al-inshaf...