Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc. Suatu hari saya dihadapkan dengan keadaan yang sangat menjengkelkan. B agaimana tidak? Saya sedang dalam percakapan penting (via chat) lalu batrai ponsel saya kritis 1%. S aat ingin mengambil charger ternyata kepalanya tak ada ditempat biasanya, saya terburu buru mencari kepala charger tersebut. Setelah ketemu saya berusaha memasangkanya ke hp dan tiba tiba tangan saya menyenggol segelas kopi. Tumpahlah kopi ke lantai. Ponselpun mati. Kawan… Dalam keadaan itu saya berhadapan dengan 3 pilihan cara merespon. Pertama : Saya akan mengumpat habis habisan dan mengeluhkan keadaan. Saya akan menyalahkan semua orang mulai dari yang memindahkan kepala charger sampai perancang model gelas yg mudah jatuh. Kedua : saya akan diam seribu bahasa dan menahan emosi sambil membereskan semua kekacauan sampai selesai. Ketiga : saya akan diam sejenak merenungkan, betapapun repot yang saya rasakan toh itu berarti saya punya ponsel, saya punya s...
Blog ini berisi tulisan-tulisan singkat oleh Habib Diya Bin Shahab,Lc. - (Bila masa telah berlalu dan aku telah mati. Inilah jejak penaku dan kenanglah aku)