Langsung ke konten utama

Kita Bodoh Dan Pintar

 


Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc. 

Secara bahasa bodoh dapat diartikan dengan "tidak memiliki pengetahuan/tidak tau". Karenanya dapat kita simpulkan bahwa semua orang bodoh dan pintar dalam hal-hal berbeda.


Seorang ahli matematika sangat pintar dalam berhitung namun boleh jadi bodoh dalam seni beladiri.


Seorang pilot pintar dalam menerbangkan bongkahan mesin bernama pesawat namun terkadang ia bodoh dalam mengaji. 


Seorang ulama sangat pintar dalam ilmu agama dan kitab kuning namun seringkali bodoh dalam memperbaiki mesin kendaraanya sendiri. 


Bodoh itu pasti dan pintar itu harus diusahakan. Semakin keras anda berusaha maka anda hanya menambah sedikit kepintaran dan mengurangi sedikit kebodohan yang tak berbatas. 


Kawan, ada baiknya merasa bodoh. Setidaknya jika merasa bodoh maka rangsangan untuk tetap belajar akan selalu ada.

Namun sebuah petaka jika seseorang yang bodoh merasa dirinya pintar. Ia takkan pernah belajar. 


Seorang bijak pernah berkata

"Manusia ada 3 macam :

Tau bahwa dirinya tau. Dialah si pandai. 

Tau bahwa dirinya tak tau. Dialah si taudiri. 

Tak tau bahwa dirinya tak tau. Dialah si celaka. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Take & Give

  TAKE AND GIVE SI BAJINGAN TENGIK Muhammad Diya Shahab, Lc Kawan... ‎Dunia berjalan dengan hukum dasar "memberi dan menerima" ‎Orang memberi sebuah kebaikan padamu maka dia harus menerima hal baik juga darimu ‎ ‎Bukankah pererbuatan baik orang itu menuntut disyukuri dan di terimakasih ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu membalas dengan kebaikan = kamu bijak ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu berterimakasih = kamu manusia normal ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu tidak berterimakasih = kamu bajingan ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu mengeluhkan pengorbanannya = kamu bajingan tengik yang tak tau bersyukur

Pilihan Kedewasaan

  PILIHAN KEDEWASAAN (Sayyid Diya Shahab, Lc)  ‎Kawan. . .  ‎Dalam hidup kau akan sering kali dihadapkan pada dua pilihan. Setiap pilihan pilihan kecil dalam keseharian hidupmu akan membentuk dirimu dimasa depan. ‎ ‎Dimulai dari pilihan-pilihan kecil seperti: ‎ ‎Jujur / bohong ‎Taat / maksiat ‎Belajar / bermain ‎ ‎Sampai pilihan-pilihan besar seperti: ‎ ‎Bekerja / bermalas-malasan ‎Berteman dengan yang baik / yang buruk ‎Membangun keluarga / pesta pora ‎ ‎Kawan... ‎Pada akhirnya engkau akan menjadi semakin "dewasa" saat memilih pilihan yang tepat

Lahir Tanpa Privilege

 Lahir Tanpa Privilege   (Muhammad Diya Shahab,Lc) Kawan, memang betul bahwa manusia lahir dengan status sosial dan privilege yang berbeda. Ada yang lahir di keluarga konglomerat dan ada yang terlahir di keluarga rakyat jelata.  Namun, diantara keadilan Allah, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk beruntung di akhirat nanti.  Bahkan, Allah memberikan sebuah contoh ekstrim 15 abad lalu dengan lahirnya seorang anak yatim, yang dari saat dalam kandungan telah ditinggal wafat ayahnya dan menjadi piatu di usia 5 tahunya. Nyaris tanpa hak istimewa. Namun, anak ini akan bergelar Al-Amin (si jujur terpercaya) pada masanya. Dan menjadi orang paling berpengaruh di dunia. Bahkan makhluk paling mulia disisi Tuhannya.  Kawan… Jadikan dirimu beruntung di dunia dan akhirat. Kalaupun ternyata duniamu kurang beruntung, jadikanlah akhiratmu bahagia. Sialnya, ada orang yang tak beruntung dunianya juga ia biarkan luput  akhiratnya.