Langsung ke konten utama

Bodoh Si Pemaksiat Yang Berbangga


Bodoh Si Pemaksiat Yang Berbangga

(Muhammad Diya Shahab,Lc)


Seorang Ulama pernah berkata "Lebih baik seorang pemaksiat yang merasa rendah diri dihadapan Allah daripada seorang ahli ibadah yang merasa sombong".

Ini adalah kalimat yang sangat baik dan benar saat dibawa untuk menasehati diri sendiri setelah beribadah.

Namun, ketika seseorang menggunakannya untuk menilai orang lain. Kalimat ini sudah tidak tepat lagi. Contoh: 

Seseorang yang setelah bermaksiat, ada rasa tak nyaman dihatinya saat melihat orang lain taat. Ia berkata "ah, belum tentu mereka ikhlas. Boleh jadi mereka sombong, ibadah mereka munafik, lebih baik diriku yang bermaksiat ketimbang mereka yang ibadah tapi munafik dan sombong".

Ah... Kawan... Sial sekali orang ini. Karna saat ini ia telah sombong bahkan dengan maksiatnya. 

Dalam hal ini, manusia ada 4 macam. 

1. Ahli ibadah yang merasa rendah diri dihadapan tuhan. Mereka yang terbaik.

2. Ahli maksiat yang menyesal dan merasa rendah diri dihadapan tuhan. Mereka diharapkan taubatnya.

3. Ahli ibadah yang sombong dan merendahkan orang lain, mereka yang tertipu.

4. Ahli maksiat yang merasa baik dengan maksiatnya dan meremehkan ahli taat. Mereka yang celaka.

Bagian yang mana kita? Nilailah diri sendiri jangan menilai orang lain.

Komentar