Langsung ke konten utama

Antara Bahagia dan Euforia

 


ANTARA BAHAGIA DAN EUFORIA 

oleh : Sayyid Diya Bin Shahab Lc 


Kawan ... 

Banyak orang yang mengejar kesenangan instant melalui kemaksiatan. berjudi, freesex, menari di diskotik, mabuk-mabukan, narkotika dan lain sebagainya.

Dengan cara ini, kesenangan bisa langsung menyentuh titik puncaknya. 

Girang, gembira, gila, euforia. 

Namun, kegringan itu terasa ringan. mudah menguap dan hilang. Saat efeknya hilang, lubang dalam jiwa tetap terbuka, mungkin semakin besar menganga.


Disisi berbeda ada pula orang yang menjalankan ajaran agama, dan berusaha menikmatinya. 

Mereka mencari nafkah halal dalam bekerja, sabar membina rumah tangga, menghadiri majlis dan menjaga sholatnya, merenungi dzikirnya, hidup sesuai aturan agama.

Kesenangan yang didapat tidak instant, namun ia lebih berisi, padat, berbobot mengisi lubang hampa dalam jiwa. Dan bertahan dengan ketenangan dalam dada.


Kawan... 

Taatmu berbuahkan bahagia

Maksiatmu berbuahkan euforia

Jangan terlena.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Take & Give

  TAKE AND GIVE SI BAJINGAN TENGIK Muhammad Diya Shahab, Lc Kawan... ‎Dunia berjalan dengan hukum dasar "memberi dan menerima" ‎Orang memberi sebuah kebaikan padamu maka dia harus menerima hal baik juga darimu ‎ ‎Bukankah pererbuatan baik orang itu menuntut disyukuri dan di terimakasih ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu membalas dengan kebaikan = kamu bijak ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu berterimakasih = kamu manusia normal ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu tidak berterimakasih = kamu bajingan ‎Orang berkorban untukmu 👉 kamu mengeluhkan pengorbanannya = kamu bajingan tengik yang tak tau bersyukur

Pilihan Kedewasaan

  PILIHAN KEDEWASAAN (Sayyid Diya Shahab, Lc)  ‎Kawan. . .  ‎Dalam hidup kau akan sering kali dihadapkan pada dua pilihan. Setiap pilihan pilihan kecil dalam keseharian hidupmu akan membentuk dirimu dimasa depan. ‎ ‎Dimulai dari pilihan-pilihan kecil seperti: ‎ ‎Jujur / bohong ‎Taat / maksiat ‎Belajar / bermain ‎ ‎Sampai pilihan-pilihan besar seperti: ‎ ‎Bekerja / bermalas-malasan ‎Berteman dengan yang baik / yang buruk ‎Membangun keluarga / pesta pora ‎ ‎Kawan... ‎Pada akhirnya engkau akan menjadi semakin "dewasa" saat memilih pilihan yang tepat

Lahir Tanpa Privilege

 Lahir Tanpa Privilege   (Muhammad Diya Shahab,Lc) Kawan, memang betul bahwa manusia lahir dengan status sosial dan privilege yang berbeda. Ada yang lahir di keluarga konglomerat dan ada yang terlahir di keluarga rakyat jelata.  Namun, diantara keadilan Allah, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk beruntung di akhirat nanti.  Bahkan, Allah memberikan sebuah contoh ekstrim 15 abad lalu dengan lahirnya seorang anak yatim, yang dari saat dalam kandungan telah ditinggal wafat ayahnya dan menjadi piatu di usia 5 tahunya. Nyaris tanpa hak istimewa. Namun, anak ini akan bergelar Al-Amin (si jujur terpercaya) pada masanya. Dan menjadi orang paling berpengaruh di dunia. Bahkan makhluk paling mulia disisi Tuhannya.  Kawan… Jadikan dirimu beruntung di dunia dan akhirat. Kalaupun ternyata duniamu kurang beruntung, jadikanlah akhiratmu bahagia. Sialnya, ada orang yang tak beruntung dunianya juga ia biarkan luput  akhiratnya.