Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Berikan pengorbanan kepada yang berhak

Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab,Lc. Eid Adha adalah hari berkurban Persembahkan pengorbanan terbaikmu kepada Allah SWT Pengorbanan meninggalkan hawa nafsu demi mengerjakan ketaatan Pengorbanan meninggalkan maksiat demi kedekatan Pengorbanan menyampingkan rasa lelah demi belajar ilmu agama Pengorbanan meninggalkan hobi sementara demi mengerjakan solat tepat waktu Kawan… pengorbananmu adalah demi dirimu Kawan... tuhanmu tak butuh pengorbananmu namun ia senang jika kau mendekat Kawan… jangan kau beri pengorbananmu kecuali kepada yang berhak menerimanya Selamat hari raya dan selamat berkorban sesuai kemampuan masing masing

JIKA TAK MAMPU MENANGGUNG KONSEKWENSINYA MAKA JANGAN DILAKUKAN

Pikirkan dulu. Jika tak mampu maka jangan melangkah. Oleh : Sayyid Muhammad Diya Bin Shahab,Lc. Kawan, jika kau tau bahwa kau tak mampu, maka jangan kau lakukan. Namun jika kau lakukan sesuatu, berusahalah yang terbaik semampumu. Dalam hidup, segala langkah yang kita pilih dan segala pilihan yang kita ambil, selalu memiliki konsekuensi masing-masing. Maka pikirkan matang-matang sebelum melangkah. Apakah kita mampu menanggung konsekuensi tersebut atau tidak ? Jika kita telah melangkah, maka mau tak mau kita harus memberi upaya terbaik untuk menjalaninya. Seorang yang ingin penghasilan dan bekerja di sebuah toko. Ketika masuk pada pekerjaan, konsekuensi ia berada dibawah perintah seseorang dan harus mengorbankan sebagian waktu dan kebebasan untuk bekerja dengan baik. Tak pantas jika ia telah masuk dalam jam kerja, lalu malah menggunakan waktu bermain game dan malah marah ketika di tegur. Itu pilihannya dan itu konsekuensinya. Seseorang yang ingin belajar agama dan memilih masuk pesantren...

Seni menikmati kesulitan

  SENI MENIKMATI KESULITAN Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab,Lc.  S eseorang kehilangan sejumlah uang. Ia menelusuri jalan yang telah dilewati namun tak menemukan uangnya. Ia berfikir "ah tak apa apa. Aku masih punya sisa untuk membeli makanan dan mengenyangkan diri" Seorang karyawan di caci maki atasannya lalu ia diam bersabar dan berfikir "ah tak apa apa. Dirumah ada anak anak yang sayang kepadaku menungguku pulang" Seorang yang baru saja di PHK bertemu keluarga jauhnya yang memamerkan kesuksesan dan kendaraan mewahnya. Lalu ia berfikir "ah tak apa apa setidaknya aku bisa beramal soleh dan memdapat kenikmatan akhirat" Seseorang ingin mengenalkan diri pada pejabat namun malah tak di toleh. Lalu ia berfikir "ah tak apa apa aku tak kenal pejabat di dunia. Toh aku kenal beberapa ulama soleh" Seseorang kelelahan saat bekerja dan tak diberi bayaran atas tenaga ekstra nya lalu ia berfikir "ah setidaknya ada kasur nyaman untuk aku tidur beristirahat d...

Ingin dusta?pikirkan dulu 10 alasan.

Ingin dusta ? Pikirkanlah dulu. Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab,Lc. Boleh jadi dalam setiap keadaan yang ingin kita sampaikan, kita berada dalam 2 pilihan Pertama : apakah kita akan jujur dengan apa yang kita sampaikan ? Kedua : apakah kita akan dusta ? Boleh jadi dalam setiap pilihan itu ada keuntungan dan kerugian, biasanya dusta lebih menguntungkan di dunia namun pastinya merugikan di akhirat (karna Allah melarangnya).. Sebaliknya, terkadang jujur membuat kita rugi didunia namun setidaknya tidak mencelakakan kita di akhirat. Namun, bagi seorang hamba yang sadar bahwa ia diciptakan oleh Allah dan sadar bahwa dunia hanya perjalanan sementara menuju akhirat yang kekal, akan menjadikan ridho Allah sebagai timbangan dalam setiap kata dan tindakanya. Buya Hamka pernah berpesan kepada putranya Irfan : Nak, jika kau berdusta 1 kali maka kau harus siapkan 10 dusta lain untuk menutupi 1 dustamu. Dan kau harus siapkan 100 dusta lagi untuk menutup 10 dustamu. Pantas saja jika islam begitu menganc...

Jadwal kajian rutin Habib Diya Bin Shahab, Lc.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM Allahumma solli ala Sayyidina Muhammadin wa ala Alihi wa Sohbihi wa sallim. Berikut jadwal kajian rutin Habib Diya Bin Shahab,Lc. 1.  Materi : Kitab Kasyifatus Saja' (Fiqih) Waktu: Setelah solat magrib berjama'ah - adzan Isya' Hari: Setiap hari Senin Lokasi : Musolla Al-Muttaqin Pasar Pecah Kulit. Jalan Mangga Besar IX. Maps : 27 Jl. Mangga Besar IX https://maps.app.goo.gl/LpuHBvHfLB9RsdiQ6 2. Materi : Kitab Al-Arbain An-Nawawiyah (Hadis) Waktu : Setelah solat Magrib - Adzan Isya' Hari : Hari Selasa. Dua Minggu sekali (Jadwal di update pada akun Instagram @diyashahab & @habibdiyashahab) Lokasi : Musolla Al-Kamaliyah. Jalan tangki wood 3 rt 11 rw 02 kel tangki kec taman sari Jakarta barat. Maps : 62 Jl. Tangki Lio https://maps.app.goo.gl/YSxkzAGdF6FiF51N8 3. Materi : Kitab Nurul Yaqin ( Sejarah Nabi Muhammad) Dimulai dengan pembacaan Burdah. Waktu : pukul 20:00 Hari : Setiap hari Rabu Lokasi : Majelis Alkhadijah. Gang Tamper - Jalan Tanah Ti...

DOSA SEBESAR BUTIRAN DEBU

Pada hari itu, semua orang akan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oleh : Sayid Diya Bin Shahab,Lc. Dalam Agama Islam, kita wajib mengimani tentang hari akhir atau hari pembalasan. Dimana segala perbuatan kita sampai yang terkecil akan diperhitungkan. Jika baik, maka diganjar baik dan jika buruk, akan diganjar buruk. Dalam Alquran Allah ﷻ berfirman : ‎فمن يعمل مثقال ذرة خيرا يره... الاية Bahwa semua akan melihat balasan dari perbuatan walaupun hanya sebesar butiran debu. Sebagian penafsir moderen mengartikan dengan sebiji atom. Menarik... Sebutir debu atau bahkan atom. Dosa apa yang sebutir debu? Debu atau atom bertebaran disekitar kita, tapi kita tak merasakan keberadaanya karna ia terlalu kecil. Boleh jadi, yang dimaksud dalam ayat tersebut juga hal negatif yang kita anggap sepele dan selalu kita kerjakan sampai kita tak merasakan lagi kesalahan ketika mengerjakannya. Bermuka masam dan culas kepada orang dekat kita. Bentakan kasar kepada anak - anak yang bertingkah tidak menyenangk...

Meyakinkan. Tapi sesat !!!

Oleh : Sayyid Diya Bin Shahab, Lc.  Hari ini kita dapati banyak orang yang mengemukakan suatu asumsi (yang tidak tepat) lalu dengan meyakinkan disampaikan seperti kebenaran dan dibangun sebuah pemahaman diatasnya. Jadilah para pendengar terpukau dengan permainan kata dan logika terbalik. Ada waria yang berbicara tentang ilmu hakikat seakan apa yang dilakukan adalah kebenaran. padahal, dalam kesehariannya (postingan media sosialnya) saja ia mengumbar dan berbangga dengan kemaksiatan dan hal hal yang dilarang bahkan dilaknat oleh Allah dan Rosulnya. Ada seorang yang mengaku nasionalis sejati. namun dengan narasinya seakan berusaha memisahkan antara cinta tanah air dan cinta agama islam. Lebih dari itu menggiring pemahaman bahwa nabi Muhammad SAW tidak berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Padahal, Indonesia merdeka bukan hanya sebab perjuangan 1 orang di abad ke 20. namun perjuangan ratusan tahun yang mengorbankan darah bahkan ribuan jiwa dari para syuhada muslim yang berpe...

Mereka menyerupai Malaikat.

(Foto : kota Tarim) Sepenggal kisah dari sudut kota Tarim Oleh : Habib Diya Bin Shahab,Lc. Siang ini kupaksakan langkah kaki malasku untuk berziarah ke komplek pemakaman Zambal. Sebuah pemakaman legendaris di kota Tarim - Yaman Selatan, tempatku kuliah menimba ilmu.  Pemakaman ini telah diisyaratkan oleh banyak ulama sebagai peristirahatan terakhir para wali Allah dan orang-orang soleh. ku sela motor tuaku berkali kali sampai -akhirnya- ia mau menyala. Mulailah kujalankan besi tua ini menuju jantung kota tarim. Sesampainya di zanbal aku melangkah masuk. Kusalami si juru kunci pemakaman dan langsung menuju ke makam utama. Ya… Pusara Sayidina Al-Faqih Al-Muqoddam. Dari sinilah kami selalu memulai ziarah kami. (Foto: Makam Al-Faqih Al-Muqoddam) Aku bersimpuh dan mulai membaca Alquran. Selesai bacaanku akupun duduk merenung dan terdiam. Kemudian datang seorang bapak-bapak tua dan duduk disampingku. Ia menyalmiku dan menayakan nama serta asalku. Ah... Ternyata ia orang Tarim. Dengan ber...

ADA PERSAMAAN ANTARA HATI DAN GADGET

Oleh : Habib Diya Bin Shahab,LC. Kawan… kupikir ada beberapa kesamaan antara hati dan gadget kita. Gadget perlu untuk selalu kita isi ulang dayanya agar selalu berfungsi baik dan optimal. Ketika daya mulai melemah fungsinya menjadi tak optimal karena lambat, panas dll. Jika dalam keadaan begitu tidak juga diisi daya, maka baterainya akan habis dan gadget akan mati. Jika dibiarkan mati terlalu lama… akan perlu upaya berat untuk membuatnya hidup dan berfungsi kembali. Tak jarang ia tak lagi dapat diperbaiki. Kawan… Secara sederhana begitu pula hati. Ia perlu selalu di isi dengan dzikir, nasehat, ilmu dan hikmah agar selalu optimal. Ketika hati dibiarkan melemah ia akan lambat diajak beribadah, sulit menerima nasehat dan mudah di goda hawa nafsu dan syaitan. Jika maksiat semakin bertumpuk tanpa taubat, boleh jadi hati akan mati. Ketika mati terlalu lama. Butuh upaya berat untuk menghidupkannya lagi. Sobat… akankah kau biarkan hatimu tersia-sia sedang ia adalah tempat Tuhanmu memandang di ...

Bersabarlah karna Tuhanmu Maha adil !

Oleh : Habib Diya Bin Shahab,LC. Didunia ini kita melihat ada orang dzolim dan didzolimi. Ada orang lemah yang ditindas dan tak mampu membalas. Ada orang yang berbuat jahat namun seakan tak ada akibat. Ada orang yang berbuat baik namun tak dihargai. Ada yang berperangai buruk lalu merasa bebas saja dengan kelakuannya. Kawan… Begitulah hukum di dunia ini berjalan. Namun itu semua menunjukkan bahwa akan ada panggung kedua dimana semua menuai balasan apa yang pernah dilakukanya. Bersabarlah… karna Tuhanmu Maha adil. Rasulullah bersabda : البِرُّ لا يَبْلَى، والإثمُ لا يُنْسَى، والدَّيَّانُ لا ينامُ، فكن كما شِئْت كما تَدِينُ تُدَانُ Kebaikan takkan sirna. Dan dosa takkan pernah dilupakan. Dzat yang Maha memperhitungkan (Allah) tak tidur. Lakukan apapun yang kau mau. Sebagaimana kau berbuat begitu kau akan dibalas.

Hargai dirimu sendiri

Oleh : Habib Diya Bin Shahab,LC. Dan pada akhirnya seseorang akan benar benar dihargai dan dihormati bukan tentang apa yang ia bicarakan dan sesumbarkan. Tapi lebih kepada seberapa besar ia menghormati dirinya sendiri. Kawan… kalau kau sendiri tempatkan diri dan kelakuanmu di tempat tak baik maka jangan salahkan sangkaan orang kepadamu.

Kisah Dzunnun dan calon pendampingnya disurga.

Dzunnun Al misri seorang ulama besar sufi pada masanya, pernah meminta kepada Allah agar diperlihatkan siapa pendampingnya Di Surga. Kemudian beliau bermimpi bahwa pendampingnya di surga adalah seorang wanita yang bernama Raihana dari kota kufah. Dzunnun berangkat ke kota kufah dan bertanya kepada penduduknya tentang wanita yang bernama Raihana. ternyata Raihana adalah seorang perempuan penggembala kambing. ketika zunnun Al misri menghampiri wanita tersebut Dzunnun : Assalamualaikum  Wanita : Waalaikumsalam  Dzunnun : siapa kamu ? Wanita : saya adalah hamba Allah dzunnun : Kita semua adalah hamba Allah namun Siapa namamu yang diberikan oleh orang tuamu ? wanita : Mengapa engkau bertanya tentang Namaku ?  dzunnun : bukankah Engkau adalah pendampingku di surga ? wanita :engkaukah Dzunnun Al misri ? dzunnun: ya. bagaimana kau bisa mengetahui Namaku dan dengan Apa kau bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi ini di sisi Allah ? wanita : dengan keridhoan / kerelaan. tidaklah Al...

Batasan toleransi dalam Islam

(Oleh : Habib Diya Bin Shahab,LC) Agama Islam mengajarkan untuk memebar kebaikan kepada seluruh makhluk. Karenanya Agama Islam menerapkan nilai nilai toleransi dalam menyikapi setiap perbedaan termasuk menyikapi perbedaan agama.  Namun segala sesuatu harus memiliki batasannya. Dan batasan toleransi antar pemeluk agama dalam islam telah Allah jelaskan dalam Al-quran. Umat islam diizinkan oleh Allah untuk bertoleransi dengan pemeluk agama lain dalam hal sosial. Namun, ketika berkaitan dengan ritual keagamaan maka sudah tidak ditolerir bagi umat islam untuk menyertainya.  Dalam aspek sosial Allah berfirman didalam Al-quran : لَّا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan adil (kepada orang orang kafir) selama mereka tidak memerangi kalian dan mengusir kalian dari rumah rumah kalian. Seaung...

Menghargai kebaikan

Sobat. Saya pikir, semua orang yang berbuat kebajikan pasti berharap kebajikanya dibalas, setidak tidaknya dibalas pengakuan bahwa yang ia lakukan adalah hal baik. Dan amat sangat menyakitkan ketika seseorang telah berusaha baik namun hanya dinilai sisi salahnya saja. Mungkin ini menjelaskan kenapa sebagian anggota keluarga lebih royal kepada orang lain dibanding keluarganya. Ya. Karna orang lain lebih dapat menghargai dibanding keluarga yang memandang kebaikan sebagai hal biasa atau kewajiban yang harus dilakukakn. Tersenyumlah. Berterima kasihlah. Ucapkanlah dengan tulus. Itu akan meringankan hati orang terdekatmu.